marahkah atau hanya menjadi manusia
Sebuah pertanyaan yang juga sering timbul dalam pikiran saya berkali kali.
Memori masa lalu yang dalam artian adalah ingatan seseorang ataupun rasa
seseorang semuanya dapat dimanage dan dikontrol oleh sang aku kah??
Mungkin kita pernah menyukai seseorang, tetapi seseorang itu menghianati kita,
lalu siapakah yang melakukan penyimpanan itu? kenapa seseorang dapat mengatakan
membenci dia. Membenci dihasilkan dari cakra sekitar jantung dan solarplexus…
(konon katanya ..kata orang pinter ..atau sok pinter entah lah).
Lalu hubungannya dengan memori otak? Siapakah yang memicu timbulnya rasa
benci dikemudian hari? memori dari otak kah ??
Kalau menurut saya, semua diciptakanNya adalah untuk kita. Entah itu
marah,emosi, nafsu biarahi, egois, murah hati, baik sangka, suka menolong,
diktator, otoriter, eksistensi…semua itu adalah unsur yang diciptakannNya
untuk manusia sehingga manusia itu bener-benar disebut insan kamil atau manusia
seutuhnya. Kalau kita mendeskriminasikan…atau akan membuang atau
mengabaikan..baik itu Ego, atau Otoriter atau Marah kita.. tandannya kita telah
melakukan ketidak bijaksanaan terhadap unsur tersebut yang konon katanya
didominasikan oleh cakra tertentu dalam tubuh.
Jadi selayaknya dan sekali lagi gw pake istilah dengan mendewakan
kebijaksanaan..bahwa akan bijaksana kalau kita hanya memanage unsur2
tersebut..seberapa takarannya..baik jika dilihat dari unsur besaran(kapasitas)
atau waktu, atau yang lainnya.
Misal kita boleh marah tapi mungkin hanya 0.0001 detik kita curahkan marah
tersebut sehingga tidak terlihat 1 detik pun oleh yang kita marahi.Jadi sebelum
jari telunjuk kita mengacung ke orang yang ingin kita tuding..marah itu sudah
tersalurkan..(ini biasanya orang melakukan pengaturan nafas..entah hubungannya
dimensi waktu dan pengaturan napas apa ..tapi banyak yang berhasil ..
)
Marah kalau kita bendung (menahan marah atau emosi), diibaratkan dengan air yang
dialirkan pada selang air, yang kita tahan dengan jempol..di tempat kaluarnya
air pada ujung selang. Apa efeknya ..jempol akan mendapatkan tekanan yang sangat
berlebihan dan kalau jempol mengalami kejenuhan dan lelah menahan, maka marah
tersebut akan meluap dengan sangat keras keluar.
Bisa dikatakan lebih bijaksana menurut saya lagi, marah dikeluarkan pula baik
cara diatas ataupun cara yang lain yaitu dengan mengeluarkan marah atau emosi
namun dibedakan penampangnya. Yang tadinya mengalir dengan selang sebesar
diameter 1 cm disambungkan dengan selang air yang berdiameter 10 cm ..lihat
hukum fisikanya .. (khususnya di hukum tekanan ..entah ttg hidrolika atau
termodinamika atau aerodinamika atau archimedes atau hukum Boyle atau hukum
Dalton atau hukum Newton atau entah apa ajah ..hehehe lah gw gak jago fisika kok
sok ngomong fisika yakk kekekeke )..maka air akan mengalir dengan kucuran yang
sangat kecil. Atau dengan istilahnya AA Gym .. lapangkan dada ..lapangkan hati
.. waduuh sok nyambung2in yakk ..hhihihi.
Begitu juga dengan sifat egosi ..otoriter eksistensi .. diktator ..wakakaka ini
perasaan sifat gw semua yakk ..hihih maklum gw kan masih minta disanjung dan
diterima….masih “nyari nama” ..biar kayak selebriti ..jadi artis …
..atau
kata istilah orang ..sewajarnya lah .. atau ada yang menyebut ..sesuai dengan
aturannya ..atau kata orang lagi ..sesuai denga perhitungannya karena semua ada
itung2annya .. atau kata orang lain .. jangan berlebih lebihan ..atau kata orang
lagi ..”makanlah sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang”.
Tapi yah itu dia ..bijaksana menurut saya belum tentu bijaksana menurut anda.
Marah saya yang saya salurkan dengan sewajarnya ..tapi belum tentu itu wajar
menurut anda.
Saya menolong anda dengan maksud baik, belum tentu anda menangkapnya itu adalah
perbuatan dengan maksud baik..mungkin anda akan bilang saya cari muka lah atau
sok kuat lah atau apa lah…
Apakah yang bisa menjadi parameternya kemudian?? yang bisa menjadi hanya sebuah
satu parameter acuan?? seperti sebuah measurement kah ?? Bahwa 1 km adalah
1000m ???
—
Manusia wajib marah dan egois …karena dia adalah manusia bukan
malaikat ….
Manusia wajib pemaaf dan menghargai makhluk lain dan sabar …karena dia
adalah manusia bukan iblis ….
Egois adalah cipatanNya untuk kita …Marah adalah ciptaanNya untuk kita
…Logika dan anti logika adalah ciptaanNya untuk kita …ciptaanNya
disekitar kita adalah ciptaanNya untuk kita ….
==
tulisan yang kembali aku ambil lagi dari salah satu tulisanku di milis pada tanggal 10 Mei 2005 dan sedikit di revisi.
lagi males nulis yang baru tapi pingin ngisi blog, ya gini deh akhirnya .. cuman bisa copy paste ajah





Get free blog up and running in minutes with
tumben skr hurupnya lebih enak dibaca, gak kayak yg dulu tulisannya kecil2
Comment by dheche — 30 August 2007 @ 12:09 pm
iya oom … lagi intropeksi diri.. dimulai stepnya dari penulisan .. he he he …
Comment by aNgus — 30 August 2007 @ 2:50 pm
ngiwo opo nengen ngus?
Comment by tengik16 — 30 August 2007 @ 10:29 pm
lu nulis apa sih Gus? nggak ngarti gw!
hihihihi
Comment by masputih — 3 September 2007 @ 12:49 am
agus lagi kesambet korelasi antara klenik, science dan kehidupan. ngomongnya gak jauh-jauh dari cakra, metafisika, fisika quantum. beugh.. mumet
Comment by dudi — 9 September 2007 @ 8:49 pm
gitu ya gus?
berarti berlaku buat kunam juga dong nih teori hihihi
Comment by edo — 19 September 2007 @ 7:43 pm