Kadang sebuah keyakinan harus dibuktikan dengan sebuah perjalanan pencarian, kadang harus dilihat atau disentuh, atau didengar, atau rasakan dalam sebuah pengalaman. Namun kadang cukup berkata saya yakin, saya percaya, i'm believe that. Tapi apapun caranya semuanya membuat pala pening semakin pening dan kita perlu adanya pelampiasan walau sekedar coret oreta di lembaran daun kelor blog. Spritual tidak dibatasi time is money. Namun mempunyai uang kadang mampu menjaga kestabilan fokus akan explorasi diri.

Foxkeh
bengong26 June 2007 4:22 pm

seperti judulnya .. berhenti (sejenak atau lama atau selamanya …).. itu sebenernya kita memang melakukan hal yang namanya membuang-buang waktu kah? karena kata orang waktu adalah uang. atau memang perlukah kita berhenti dalam kurun waktu tertentu supaya terjadi revitalisasi di diri kita sendiri ?
tapi sebenernya itu semua cuman alasan gw kali yak, yang lagi gak pingin banyak ngomong..lagi gak pingin berbuat macem macem .. pada dasarnya sih gw lagi males ngapa ngapain… alias pingin berhenti, dan tergantung sudut pandang .. itu dianggap sejenak, lama atau selamanya … hanya dalam sudut yang berbeda dan makna yang berbeda dan “kepala dan hati” yang berbeda.

bengong14 June 2007 3:37 pm

wadoohh… kepala nega bisulan..pas di bagian kepala bagian belakang. jadi dia kalau tidur harus miring dah. gw perhatiin dia tidur, aneh juga. soalnya itu anak biasanya kalau tidur selalu bolak balik. kadang miring ke kiri kadang miring ke kanan alias bolak balik terus terusan. dan untuk melakukan pindah posisi itu pastinya harus melalui menghadap ke atas. nah, pas dia lagi bisulan… kok dia bisa yah, tidur selalu menghadap ke kiri ajah atau ke kanan ajah. gw yang kasian liat dia kayak gitu, kalau pas bangun malem-malem, gw pindahin posisi kepalanya dengan ngangkat kepalanya terus ngedepin kepalanya ke arah sebaliknya.
hebat juga kalau itu adalah sebuah mindset. anak baru berumur 6 bulan sudah pandai menggunakan mindset untuk mengatur tidurnya. pada saat dia bangun pun dia mampu menjaga kepalanya agar tidak menyentuhkan bagian bisulnya ke kasur. entahlah apa yang ada di dalam dirinya sehingga bagi gw, hal itu menjadi suatu yang tidak biasa. lah wong gw kalau lagi luka dibagian tangan,misalnya, kadang lupa dan akhirnya pas tidur kesenggol kasur sampe sakit… kok dia bisa yah nahan begitu berhari hari.
tapi pada beberapa kali gw perhatiin, dan juga ini kata isteyi ku tercayang, kalau nega sering juga melakukan tengkurep dulu lalu telentang lagi sebelum pindah kepala..padahal dia baru dalam tahap belajar tengkurep dan balik telentang. dan karena adanya bisul, dia langsung mempraktekan telentang-tengkurep-telentang itu untuk membalikkan kepalanya. dari yang awalnya ketika telentang awal adalah menghadap ke kiri, kemudian tengkurep dan menjadi telentang kembali dengan menghadap ke kanan kepalanya.
yahh aneh, kok dia bisa melogikakan bahwa kalau bisulnya kena kasur maka akan sakit. benarkah logikanya sudah jalan dengan sempurna ? atau mungkin pilem baby geniuses adalah sebenernya hasil penelitian para scientist, bahwa mereka sebenernya bener-bener jenius atau hanya sekedar pilem biasa?
gw gak berani moto bisulannya nega…ke ke ke … biarlah kekejaman orang tuanya hanya berbekas di kulit mulus kepala nega, tidak di media lain..dan mampu menjadikan orangtuanya semakin bijak, sabar dan pengertian.

aku tiduran