pengertian sahabat sudah pasti akan berbeda-beda untuk setiap orang. ada yang sudah menganggap sahabat untuk orang yang sering jalan-jalan ke mall bersama. atau sudah menjadi sahabat karena sudah saling curhat-curhatan. ada pula yang menganggap sahabat karena dia temen sekelasnya.
rival atau saingan juga pasti berbeda persepsinya bagi masing-masing orang. ada yang mungkin lawan atau musuhnya dianggap rivalnya. atau mungkin sebenernya saling berteman, tapi karena rasa cemburu dan gengsi maka dia mengganggap temannya itu adalah rivalnya. ada pula yang berteman, tapi untuk persaingan maka dijadikan sebagai rivalnya.
baik sahabat maupun rival sangatlah berpengaruh besar terhadap pertumbuhan karakter atau kepribadian seseorang, dan juga sangat berpengaruh terhadap kualitas dan prestasi seseorang pula.
rival, misalnya persaingan dalam mendapatkan peringkat di kelas. bisa pula dalam memperebutkan peringkat pertama dalam adu balap, sehingga dapat dikatakan mempunyai rival dalam berbeda tim, dapat pula rival itu berada di tim/klub/sekolahnya sendiri.
sahabat, misal saling berkolaborasi dan bersatu dalam mengalahkan tim lain dalam adu balap mobil. atau bersatu dan saling melengkapi dalam menanggapi gosip yang menyerang salah satunya. atau berdiskusi dalam mengembangkan pengetahuan dan menyamakan persepsi dalam menanggapi sesuatu.
yeah, keduanya mampu menumbuhkan sebuah motivasi dalam diri seseorang dalam melakukan upaya dalam menaikkan kualitas atau prestasinya.
seseorang yang mempunyai rival otomatis akan berusaha untuk mengalahkannya. dan serta merta, dari beberapa bacaan dan kasus yang pernah aku pelajari, saat seseorang mengalahkan atau membunuh rivalnya, maka pada saat itu dia telah berhenti dalam peningkatan kemampuan/kualitasnya. karena motivasinya telah dia bunuh saat dia mengalahkan atau membunuh rivalnya.
lalu untuk sahabat, tentu kita tidak mungkin membunuh sahabat kita. karena jika digambar dalam sebuah garis koordinat vektor maka bentuk arahnya itu searah, bukan berlawanan seperti bentuk garis arah dengan rival. sehingga kecenderungan untuk meniadakan atau membunuh sahabat sangatlah kecil.
namun gw yakin banget, walau datanya belum aku cari di internet atau dimanapun. bahwa seorang yang berhasil, entah itu pemimpin seperti kaisar cina atau kaisar jepang ataupun raja-raja didunia manapun, ataupun pemimpin negara manapun aku sangat yakin “dia pernah membunuh sahabatnya”.
ini juga dicoba diceritakan dalam anime jepang “naruto”, dimana sasuke akan mampu mempunyai kekuatan yang sangat besar jika mampu membunuh sahabatnya sendiri.
yeah, karena sahabat pada dasarnya adalah seseorang yang jauh lebih dekat dari siapapun. lebih dekat dari orang tua kita sendiri, lebih dekat dari teman ataupun lebih dekat dari diri kita sendiri. dan juga lebih dekat dari pacar kita. sahabatlah yang mengerti kita selama ini, sahabat pula yang bersedia mendengarkan keluh kesah kita dan sahabatlah yang berada disamping kita saat dibutuhkan, karena kita sering kali percaya sama kata-kata sahabat kita dari pada diri kita sendiri. kita lebih pede melakukan sesuatu setelah diberi support oleh sahabat kita.
dan dengan membunuh orang yang lebih dekat dari dirinya berarti dia telah menghilangkan batasan limit antara hati, akal, jiwa, mentalitas dan tubuh itu sendiri.
saat membunuh sahabat sendiri, akan timbul sebuah energi yang sangat besar yang mampu mendobrak limitasi, mendobrak batas-batas pembelengguan. dan berbeda efek dengan membunuh rival, maka efek dari membunuh sahabat adalah pertumbuhan eksponensial terhadap mentalitas, pemikiran, mindset, sudut pandang, iq dan tentunya eq kita. karena sudah tidak ada lagi “tega” dan batas antara dirinya dan alam semesta.
—
dalam pengenangan sahabatku sekaligus rivalku…… doaku menyertaimu dalam penyatuanmu dengan penciptamu.





Get free blog up and running in minutes with
duh.. serem amat sih gus, membunuh sahabat hihihi…
kadang kemampuan analisa manusia emang bahaya. ada banyak alesan yang bisa dibuat untuk membenarkan sesuatu. mungkin cuma niatannya yang bisa membedakannya. selama ngga jadi mentalitas sih gw pikir manusiawi lagi gus :p.
jadi inget *katanya* omongan (yesus ato don corleone yah?) : “love your anemy..”. ngga gampang sih. but let try
Comment by edo — 15 April 2007 @ 1:26 pm
gak tego ngus mateni awakmu, sak aken anak lan bojomu hahaha
Comment by Epat — 15 April 2007 @ 3:13 pm
sing paling penak iku pake prinsip jowo. mangan ora mangan sing penting kumpul
Comment by dudi — 15 April 2007 @ 7:40 pm
yo wis ra sido dadi koncomu aku. wedi mbok pateni :-p
Comment by tengik16 — 18 April 2007 @ 3:14 pm
anu..
katanya gossip :
“make your friends close..
and make your enemy closer..”
brarti sekarang berubah donk ?
“kill your enemy now
and kill your friends right now”
hi3x
Comment by antoub — 29 April 2007 @ 5:56 pm
Parah Lo…….. Gila kali loh yeh……. Sinting Loh…….!!!!! Yang namanya Sahabat tuh Abadi!!!! jangan-jangan loh pernah dirugiin sama yang namanya SAHABAT……. GOBLOK LOHN KLO AMPE BUNUH SAHABAT….. GW GA SETUJU……
Comment by Achmed — 6 April 2008 @ 3:26 pm