ada 2 orang yang mempunyai profesi yang berbeda. pada suatu kasus 2 orang tersebut didatangi oleh seorang yang lagi sakit. badannya panas dan gak turun-turun dalam beberapa hari ini.
hasil hipotesa si A adalah si orang sakit tersebut kemasukkan roh jahat dan roh tersebut menggerogoti tubuh kita dan disebut sakit kerasukan/kemasukan roh halus. kemudian si A membaca mantra-mantra dan menyuruh si orang sakit untuk minum jamu-jamuan yang terbuat dari buah jambu dan diracik dengan racikan unsur alam lainnya.
hasil hiopotesa si B adalah adanya virus yang masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk dan disebut sakit demam berdarah, kemudian si orang sakit dirawat disuatu tempat yang bernama rumah sakit dan di beri infus yang berisi vitamin dan cairan yang mengandung zat-zat tertentu. dan jika memungkinkan dilakukan pemberian cairan intravena atau dilakukan transfusi platelet. dan juga kadang diberikan obat yang salah satu sumber zat yang terkandung didalamnya berasal dari buah jambu.
suatu ketika datang seorang yang sakit, dia memegang perutnya dan katanya udah beberapa hari ini dia buang buang air besar dan kadang mengeluarkan darah.
si A duduk sebentar dengan mata terpejam kemudia memegang sebentar perut si orang sakit, kemudian diam sebentar lagi dan mengeluarkan hasil hipotesanya yaitu si orang sakit telah dimasukkan jarum dan barang secara gaib dalam perutnya melalui makhluk halus, dan disebut telah kena santet. kemudian si A membaca mantra-mantra dan memberikan minuman air hangat yang telah dicampur garam dan dibaca-baca mantra pula di atasnya.
si B diam sebentar kemudian memegang tubuh si orang sakit di jidat dan perut si orang sakit dan juga melihat lidah dan mata si orang sakit kemudian mengeluarkan hasil hipotesanya yaitu si sakit menderita sakit perut mungkin karena makanan yang dimakannya mungkin tidak bersih atau mengandung kuman dan mungkin sudah terluka hingga mengeluarkan darah, dan ini disebut dengan diare. si B memberikan sesuatu yang disebut obat yang mengandung oralit
dan karena makin terkenal kedua orang tersebut dalam mengobati penyakit maka semakin banyaklah orang-orang yang datang ketempat mereka praktek. dan satu persatu orang sakit yang masuk ke ruangannya ditanya mengenai penyakitnya kemudian di cek dengan alat bantu mereka masing-masing, si A dengan tongkat dupa, kristal dan keris, sedangkan si B dengan stetoskop, tensimeter dan termometer. keduanya biasanya menanyakan gejala atau sakit yang diderita oleh pasiennya, sedikit mencoba menganalisa dengan alat bantunya, kemudian memegang beberapa titik anggota tubuh pasiennya. kalau diperlukan maka dilakukan minum air putih yang telah dijampi-jampi (si A) atau dilakukan pemasukkan cairan ke dalam tubuh dengan suntikan (si B). dan biasanya keduanya tetap memberikan jamu (si A) atau obat (si B) utk diminum secara kontinyu ketika si pasien sampai di rumah.





Get free blog up and running in minutes with
Masih terdapat diskriminasi dalam dunia medik/kesehatan, orang yg bisa mengobati bila tdk melalui jalur akademik biasanya disebut dukun, sementara yg melalui jalur akademik, disebut dokter. Bandingkan dg dunia pemrograman, orang yg bisa memprogram baik melalui jalur akademik ataupun tidak, tetap disebut sbg programmer. heheheehhe
Comment by dheche — 14 June 2007 @ 5:44 pm