hari minggu tanggal 26 november 2006, gw ama istriku jalan-jalan ke ancol. gak tau tuh udah 2 bulan ini dia ngerengek pingin banget ke ancol. sampe-sampe dia bilang gak mau ngelahirin anaknya kalau belum jalan-jalan ke pantai…hehehe.
hari itu, hari selasa tanggal 28 november 2006, aku berencana nganter istriku ke puskesmas, untuk nganterin dia untuk ikut senam hamil. karena hari kamis sebelumnya, pas istriku memeriksakan kandungannya, ditanyakan oleh perawat disana, apakah sudah pernah mengikuti senam hamil. dan disarankan untuk ikut kelas senam yang hari selasa.

bangun tidur, sekitar jam 7 pagi, istriku memegang perutnya, katanya sakit. lalu dia masuk ke kamar mandi dan dia melihat ada bercak darah di pakaian dalamnya. seingatnya dari hasil membaca buku, bahwa gejala sakit perut dan adanya bercak darah adalah tanda-tanda mau ngelahirkan. aku sempet bingung, karena emang jadwal keluar itu hari minggu alias masih 5 hari lagi.
dan karena aku juga tau kalau dari kontraksi awal dan masa kelahiran itu bisa berjam-jam, maka aku anjurkan istriku tercinta untuk jalan-jalan dengan harapan proses kelahirannya mudah. jam 10-an kita berngkat ke puskesmas. dan memeriksakannya disana. lalu sama bagian periksa kandungan dianjurkan langsung ke ruang bersalin untuk diperiksa lebih lanjut. dan kata perawat disana katanya udah pembukaan 4-5.gw yang gak tau maksudnya kontan bertanya ama susternya, “maksudnya pembukaan empat lima ama mbak”. mbak itu tersenyum manis.. “ooh, anak pertama yah. pembukaan itu semuanya ada sepuluh, dan istri bapak udah pembukaan empat atau lima” begitu jelasannya sambil tersenyum melihat keluguanku dan tampang bingungku yang lucu.
istriku diruang bersalin, dan disana udah ada 2 orang ibu-ibu yang siap melahirkan juga. yang pertama berada di sebelah kanan istriku. dia sejak aku masuk sampe sekarang ini masih ajah nangis kesakitan. aku jadi stress, takut keimbas ke otak istriku. tapi aku tetep nemenin disampingnya untuk mensupportnya. ibu yang berada di kiri istriku masih jauh dari akan melahirkan, karena masih pembukaan satu. jadi dia meluangkan waktunya untuk jalan-jalan didalam puskesmas.
waktu udah hampir jam 12, dan kayaknya istriku udah pembukaan hampir 10, tapi ketubannya belum pecah. sekitar jam 2-an datang dokter dan bidannya dan memeriksakan keadaan istriku. dan menurut dia udah saatnya, jadi dia mengambil inisiatip untuk memecahkan air ketuban istriku. dia memecahkannya dan airnya muncrat kemana-mana…hahahah aku sempet ketawa karena mengenai siapa saja yang berada di dekat istriku. hanya aku yang tidak kena karana aku berada di deket kepala istriku sehingga tidak kena cipratan. melihat warna air ketuban yang keluar, susternya komentar kok berwarna ijo. aku bertanya emangnya seharusnya berwarna apa, dan susternya bilang seharusnya berwarna bening. kalau ijo artinya udah lama di dalam kandungan. aku langsung bilang, “lah wong menurut jadwal masih hari minggu kelurnya kok”. susternya membalas lagi dengan berkata “mungkin salah hitung, menurut hitungan siapa hari minggu jadwalnya?”. aku jawab ajah, menurut hitungan dokter, hitungan hasil usg dan itungan istriku sendiri. terus dia bingun kok bisa yah. aku juga jadi bingung sambil akunya masih menatap ceceran air ketuban yang keluar dari istriku. dan kata dokter mungkin karena efek protein di kandungan istriku bocor
proses berlalu sampai adzan ashar tiba, tapi anakku masih belum keluar dari kandungan istriku. karena istriku gak bener “ngedennya”. lah gimana mau bisa, kan rencananya emang pagi ini latihan senamnya. aku sempet setress karena dikit demi sedikit tenaga istriku habis. dari pagi istriku gak makan jadi makin lengkap saja tenaga istriku terkuras. kepala anakku sudah keluar sedikit, keliatan kepala dan rambutnya, tapi gak bisa lebih mentok segitu segitu terus, karena istriku udah mulai kehabisan tenaga untuk “ngeden”. udah gitu kata dokternya ngedennya di leher lagi..makin gak keluar keluar deg dedek bayinya.
aku sebenernya orangnya gak bisa liat darah, atau hal hal seperti yang keluar dari istriku. gak tau bawaannya kalau ngeliat darah langsung lemes. mungkin keturunan. kakakku sendiri kalau liat darah langsung pingsan. tapi saat itu entah angin apa yang membuat aku memelototin proses keluarnya apa apa yang dari istriku…mungkin karena suster dan dokter dan bidannya cantik cantik kali yahh …hahahah jadi aku jaga gengsi..
saat aku lagi setress, ibuku masuk ke ruang bersalin, dan menyarankan agar aku sholat dulu. dan aku langsung ke mesjid dibelakang puskesmas untuk sholat ashar, sedangkan istriku didampingi ibuku disampingnya dengan membawa segelas teh manis, jajan diwarung, untuk menambah tenaga istriku.
setelah selasi sholat ashar, aku kembali ke puskesmas ke ruang bersalin, dan setelah aku pegang istriku…dan…
ooeekkkk…. jagoanku nongol ….jagoanku seorang cowok ganteng lahir dari istriku yang cantik…..saat itu menunjukkan pukul 16.17..yah anakku lahir tanggal 28 november 2006 pukul 16.17. dengan berat 3.45kg dan panjang 50cm
baru ajah keluar dari perut istriku..anakku langsung ngerjain suster yang memegangnya dengan pub. dan saat dibersihin, dia pub lagi sampe 3 kali. setelah itu dia menyelimuti bayiku, dan currr…dedek langsung pipis ..hahaha aku ketawa melihat bayiku udah ngerjain suster yang manis. aku jadi inget warna air ketuban istriku, jangan-jangan si dedek udang pub didalam kandungan ..hahahaha

dan sekarang aku beri nama jagoanku:
BEANEGA STUNGALENCA TALAIAMANGUS.