aku dan kamu
aku meneteskan air mata melihat banyaknya keindahan dalam cinta cinta
disekitar aku dan kamu
hatiku bergetar saat didendangkan nada nada indah dalam sebuah alunan
irama kasih
marahmu dalam nyanyianmu membuatku tetap menatap indahnya suara yang
kau lantunkan
luapan emosi yang kamu ekspresikan dengan gerak tarimu begitu eksotis
dalam pesonamu
aku tertahan melihat bagaimana upayamu menarikku kedalam tarian tarian
tujuanmu
aku tertegun bagaimana kamu memainkan apa yang aku suka dengan gejolak
amarahmupun
kamu tidak membuat yang beda menjadi lebih beda, tidak pula membedakan
sesuatu yang sudah sama
tidak kamu cari cari beda yang memang beda, namun kamu tetap menyamakan
yang sedikit sama
sekaranglah saatnya cinta memainkan nada-nada yang di nyanyikan
paduan dua jiwa dalam bahtera
Dalam satu rithme dalam satu tujuan dalam satu persamaan bukan banyak
bukan milikmu dan bukan milikku
seandainya gitaris kelompok musik bermain irama egonya sendiri
memungkinkan irama sumbang menyesakkan telinga
Sekaranglah saatnya keraguan menyingkir dari bibir pantai dan
meninggalkan kebingungan di masa lalu,
Tidak lah perlu berlari tidak perlu melangkah terlalu jauh, cukup satu
langkah sebagai awalan
Selangkah demi selangkah sesukamu bukan sesukaku, selangkah demi
selangkah dalam kemampuanmu bukan paksamu
Sekaranglah saatnya Bahtera berlayar menuju samudra biru dan membawa
harapan akan datangnya fajar kebahagiaan,
Berharap tanpa pengharapan, berharap bukan tanpa pergerakanmu, kau pun
sudah mengetahui bagaimana berharapmu
Dalam berlayarmu pun kau boleh memilih nahkodamu atau aku atau kau
sendiri yang menahkodai kapalmu yang kapalnya
Semoga Kamu dan Aku bisa menjalani segala rintangan di depan cakrawala
yang luas terbentang disana.
Dalam eratnya pelukanmu dan pelukanku, dalam indahnya senyumanmu dan
senyumanku, dalam satu melodi cinta
Menebarkan dan menggaungkan nada nada membangkitakan cinta mereka dan
meraka dan mereka dalam sama lagu
menatap kedepan dalam satu,bernyanyi bersama dalam sama
mengharum ke sekitar dari diri, mengangkat pijak dari paras
bukan tanpa percaya atas dia, bukan keraguan terhadap mereka
melangkah bukan harapan semu menatap langkah lain berlangkah
akan menjadi langkah memulai dalam sama langkah bukan menunggu
kamu dan aku
—
Sumber: disadur dengan memberi penambahan kata, dari mutiara yang dilantunkan Fahmi di milis





Get free blog up and running in minutes with